Tampilkan postingan dengan label :::South Korea:::. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label :::South Korea:::. Tampilkan semua postingan

Rabu, Mei 29

Arti sahabat & Teman


Apa sih arti dari Sahabat ?

Apa perbedaanya teman dengan sahabat ?

Teman adalah seseorang yang kita kenal dan seseorang yang bisa kita jumpai disaat tertentu atau tidak selamanya kita jumpai.

Mencari teman itu mudah bahkan sangat mudah, kita cuma menemui orang yang tidak kita kenal, lalu mengajaknya kenalan, ketika sudah kenal maka ia sudah bisa kita anggap sebagai teman.

Sementara Sahabat Ada yang bilang adalah teman yang benar-benar dekat sampai tahu hal-hal kecil tentang kita.

Ada juga yang bilang sahabat itu kalau kemana-mana selalu bareng.
Tapi sepertinya opini ini lah yang paling benar,
" Sahabat itu adalah teman dalam suka dan duka, tapi tahu batas dimana suatu saat ketika teman dapat masalah, kita harus membiarkan dia mengatasi masalahnya sendiri agar teman tersebut tumbuh lebih matang dan mandiri."

Terkadang kita dengan enteng menyebut, dia itu sahabat saya.
Tapi ketika ditanya ini itu tentang sahabat yang berhubungan dengan keluarga, pendidikan dan lain-lain, bingung menjawabnya.
Dari situ kita berpikir, apa kita ini sahabat yang baik?
Apa kita pantas disebut sahabat?.

Tapi memang persahabatan itu bukan dinilai dari sedalam apa kita tau tetek bengek orang tersebut, melainkan sedalam apa kita memahami orang tersebut.

Ada pernyataan,seorang sahabat,

“ Saya tidak berharap untuk jadi orang yang terpenting dalam hidup kamu, itu permintaan yang terlalu besar. Saya cuma berharap suatu hari nanti kalau dengar nama saya, kamu bakal tersenyum dan bilang, dia sahabat saya.”
Pernyataanya mencerminkan begitu tulusnya Ia menjalani Persahabatan.

Kesimpulan,

Seorang sahabat tetap memberi ruang gerak pribadi, privasi sebagai seorang manusia.
Dan kita akan merasa dekat dengan dia walaupun tidak bertemu dan tidak ada kontak dalam waktu yang lama.
Karena persahabatan itu pada dasarnya dari ikatan hati.Tidak hilang walaupun dimensi jarak memisahakan kita.
Kita harus mengakui bagaimanapun juga kita tidak bisa menghilangkan dia dari hati kita.Dan tanpa teman, kita tidak akan seperti sekarang ini.


Memang Arti Sahabat terlalu sulit untuk di definisikan,namun arti hadirnya dalam hidup kita begitu besar. Apakah anda sudah menemukan Sahabat sejati ?

Jumat, Oktober 7

Best Tips : Belajar Bahasa Inggris / Korea Paling Gampang



Kalau anda sudah tahu tips ini, anda bisa lebih lancar ngomong Inggris dari guru bahasa Inggris anda. Kalau caranya benar, belajar bahasa Inggris, Korea atau apapun ternyata sangat gampang.

Pingin tahu kenapa anak-anak Inggris kecil-kecil sudah jago ngomong Inggris? Ini sebabnya. Caranya adalah mulai dari yang paling sederhana aja, which is obrolan pergaulan sehari-hari. Nah ini adalah tips-tips yang bikin belajar bahasa jadi seru.

1. Dengerin lagu-lagu keren.

Ini beberapa contoh lagu-Lagu Keren dengan Lirik Terkeren :

1. Coldplay, Fix You (2005) / Speed of Sound (2005).
2. Whitney Houston, One Moment in Time (1988).
3. The Police, Every Breath You Take (1983).
4. Freiheit, Keeping The Dream Alive (1988).
5. Starship, Nothing’s Gonna Stop Us Now (1987).
6. Oasis, Some Might Say (1995)
7. Bon Jovi, Livin’ On A Prayer (1986).
8. Van Halen, Not Enough (1995).
9. Robbie Williams, Angels (1997).
10. Matt Monroe, The Impossible Dream (1965).
11. OMD, Walking on Milky Way.
12. Michael Jackson, Man in The Mirror.
13. Julian Lennon, Saltwater.

2. Nonton Film yang Seru.
Silakan lihat ke link Daftar 10 Film-film Inspiratif dan 10 Film Terbesar, Terlaris, dan 1001 Hal Menarik Tentang Film, dll.
Film Korea? Coba lihat My Sassy Girl (comedy romance), Tae Guk Gi(film perang terbaik), dan The Host (Gwoemul, film monster, 2006).
3. Belajar Kata-Kata Mutiara dari Tokoh-Tokoh Dunia.Kata-kata mutiara adalah “Quote”, misalnya Einstein Quote, Napoleon Quote, Motivational Quotes, Leadership Quotes, Inspirational quotes, Love Quote, etc.

Lihat juga, Quotes dari tokoh-tokoh filsafat paling pintar, Socrates, Plato, Aristoteles.
4. Nonton serial “Friends”.
Seriously, lucu, seru, dan banyak pelajarannya, especially on “friendship”.
Kalau belajar bahasa Korea tonton : "Full House", "Memories in Bali", atau "Love Story in Harvard'.
5. Nonton video seru di Youtube dan kasih koment.
Lihat 5 video terlucu di Youtube.
6. Jalan-jalan di Internet

Browsing hal-hal yang seru seperti : superheroes, graphic design, top 10 movies, new movies, review film-film baru dari rogerebert.com, future technologies, etc

BELAJAR BAHASA KOREA : JALAN-JALAN DI KOREA

Belajar Bahasa Korea, Cheonggyecheon
Lihat bagian I (perkenalan) disini

Belajar Bahasa Korea
atau bahasa apapun sangat mudah. Yang penting pelajari saja kata-kata dasarnya dulu, yang sering dipakai sehari-hari.

Sedikit dari bagian pertama :

Annyong haseyo : Halo, apakabar?
Nama saya Eko : Na-nun Eko imnida (atau "Chonun Eko imnida").

Terimakasih : Gamsa hamnida!

Ya : Ne.
Tidak : Anio.

Tambah lagi bagian kedua belajar bahasa Korea.

Kalau bertemu teman dari Korea dan mau memperkenalkan pasangan kita :

Istri saya : anae.
Ini istri saya : Ibunun uri anne eyo.

Suami saya : chuin.
Ini suami saya : Ibunun uri nampyonieyo.

Kalau ketemu orang Korea dan siapa tahu dia bisa ngomong Inggris.
Bahasa Inggris : Yong-O.
Apakah Anda bisa bicara bahasa Inggris? : Yong-O haseyo?

Jalan-jalan Ke Korea!

Bandara/airport : Konghang.
Bandara internasional di Seoul Korea adalah Bandara Incheon. Bandara ini adalah salahsatu bandara terbaik di dunia (Businessweek dan Skytrax), selain Hong Kong International Airport, dan Changi Singapura.
Hotel : Hotel.
Taksi : Taekshi (gampang kan?).
Kalau naik taksi jangan lupa ingat-ingat/tulis nama tujuannya dalam bahasa Korea biar supirnya ngerti.

Tolong antarkan ke ____ : ____ ga juseyo.
Tolong antarkan ke Hotel Seoul : Seoul hotello ga juseyo.
Antar saya kesini : I chusoro chomka juseyo (sambil nunjukkin alamatnya).
Berapa ongkosnya? (Taksi) : Eol mayeyo?
Kalau jalan-jalan di Korea paling enak naik Subway. Katanya subway di Korea adalah salahsatu yang paling bagus di dunia, dan semua tempat tujuannya juga ditulis dalam bahasa Inggris, jadi gampang.

Stasiun Kereta api bawah tanah/Subway : chihachol yok.
Tiket : Pyo.

Bis : Bosu.
Mobil : Jadongcha.

Belanja-belanja di Korea..


Mau belanja ? Tukar dulu uangnya ke uang Korea, Won.
1 Won = Rp 8 (Agustus 2009).
Money changer : hwan gumsang.

Mal/shopping center : Syoping sento (gampang kan?).
Yang paling top adalah Apgujeong-dong Street (high class fashion shopping center) dan Pasar Namdaemun (pasar seru yang ramai dan murah).
Berapa ? : Eolma ?
Berapa harganya ? : Eolma jyo ?

Diskon : Harin.
Bisa kasih diskon ngga? : Harinhae chushigessumnikka?
Obral (penting..) : Pagen seil (kedengarannya seperti "Sale").
Setengah harga : Pan kap.
Gratis : Muryo (gratisan, penting).
Sebelum belanja atau jalan-jalan keliling Korea mau nyalon dulu ? (biar fotonya oke..).
Salon : Mijang won.

Tamasya/jalan-jalan/wisata : Kwangwang.
Ongkos masuk/harga tiket tempat wisata : ipchang nyo.

Tempat-tempat wisata top di Korea :

Lotte World :
Taman hiburan indoor (mungkin) yang terbesar di dunia, roller coaster and all, ada Taman Mininya juga (kayak TMII-nya Korea, wajib kunjung), mall (of course), restoran, kolam renang, bahkan tempat ice skating.

Itaewon :
Tempat gaul di Korea, kayak Citos (Cilandak Town Square). Disini banyak tempat makanan Asia, bahkan makanan halal, dan Mesjid Utama Seoul juga ada di Itaewon. Tempat ini juga jadi salahsatu lokasi basis militer Amerika, jadi kebanyakan orang disini bisa bahasa Inggris sederhana.

Apgujeong-dong Street :
Beverly Hills-nya Korea dan fashion center! Mungkin salahsatu yang terbaik di dunia. Tempat lainnya adalah Myung-Dong Street.
Istana Gyeongbok :
Istana terbesar dinasti Joseon. Korea banget, wajib kunjung.

Changdeokgung :
Istana raja Korea yang dibangun tahun 1405, dan masuk dalam UNESCO World Heritage Sites.
Kimchi Museum :
Udah ketahuan kan dari namanya? Keren, tempat wajib kunjung bagi yang doyan makan dan tentu ada tempat icip-icip-nya. Ada di COEX Mall.

63 Buildings :
Gedung tertinggi di Korea yang terbuka untuk umum, diatapnya ada tempat observasi dimana kita bisa menikmati seluruh panorama Seoul. Di dalamnya juga ada akuarium indoor terbesar di dunia (hampir 400 jenis spesies ikan), dan juga tentu banyak restoran dan fastfood.

Namdaemun (The Great South Gate) & Pasar Namdaemun :


Gerbang raksasa Namdaemun adalah salahsatu pusat tujuan wisata Korea. Dan pasar Namdaemun (di dekat Gerbang), adalah surga belanja dan pusatnya barang-barang suvenir Korea yang murah. Ada lebih dari 1000 toko disana. Jangan lupa nawar, boleh kok (Diskon : Harin).

Toko suvenir : Sonmul kage (penting dong punya suvenir).

Toilet : Hwajangsil/phongi.
Dimana toilet ? : Hwajangsil-I odi issoyo?

Suka nonton film Korea?

Film : Yonghwa.
Bioskop : Kukchang.
Aktor : Paeu.
Aktor terkenal : Dae Jang Geum.
Makan-makan di Korea

Makan : Chapsuda.
Restoran : Shiktang.
Menu : Menyu.

Kalau menunya dalam bahasa Korea dan anda ingin yang dalam bahasa Inggris?
Bahasa Inggris : Yong-o.
Apa anda punya menu dalam bahasa Inggris ? : Yong-o-ro doen menu issoyo?

Makanannya :



Daging sapi panggang khas Korea : Bulgogi.





Nasi sayur daging sapi + telor : Bibimbap.




Sop (tahu+sayuran+daging sapi) : Sundubu jigae.
Ayam : Takkogi.
Ayam goreng : Kentucky Fried Takkogi.
Air putih : Mul.
Kopi : Kopi (dari Coffee).
Kopi susu : Kopi suesue (hahaha).
Teh : Cha.
Tolong minta air putih dong : Mul, chushipshio.
Tolong kopi : Kopi, chushipshio.
Sandwich : Sanduwichi.
Steak : Suteiku.

Tolong billnya dong : (simpelnya sih sama aja seperti disini, angkat tangan dan gerakan tangan anda seperti menulis bill), Kyesanso-rul kajo oshio.

Toko roti (kalo agak lapar dan pingin ngemil) : Pangjip.
Kedai kopi : Starbucks.. (Kopi shop, dari bahasa Inggris).
Kalau ke Korea, siapa tahu anda perlu ke kedutaan Indonesia.
Kedutaan/embassy : Taesagwan.

Masjid : Hogyosawon (ada satu yang besar di Itaewon).

Kata-kata penting lain dalam bahasa Korea.

Buku : Chaek.
Guru : Sonsaengnim.
Ilmu pengetahuan : Kwahak.
Kampus : Kaempous.
Kantor : Samushil.
Musik : Umak.
Musisi : Umakka.
Penyanyi : Kasu.
Pesta : Pati (baca : Party Man!).
Game Komputer : Starcraft!!
Telepon : Chonwha.
Hape (ponsel) : Hendu pon (baca : handphone).
Warnet : Intonet kape / Pishi-bang.
Teman (teman baik) : Chingu.
Televisi : Samsung/LG.
Oke sekian dulu.
Ghamsa Hamnida! (Terimakasih).

Kalau Korea Saja Bisa, Apalagi Indonesia



Tiga puluh tahun yang lalu, saya mendengar dari profesor saya di ruang kelas bahwa Indonesia merupakan negara yang berpotensi tinggi, karena sumber daya alam dan manusianya begitu kaya. Tiga puluh tahun sudah lewat, dan saya sudah menjadi profesor. Saya masih juga mengatakan kepada murid-murid saya bahwa Indonesia negara besar dan berpotensi tinggi dengan alasan yang sama.

Tanggal 19 Desember 2007, rakyat Korea (Korsel) memilih presiden baru, yaitu Lee Myung-bak (biasa disebut MB) yang akan memulai lima tahun masa jabatannya pada 25 Februari mendatang. MB berjanji bahwa dalam masa jabatannya Korea akan lebih maju dengan wawasan 7-4-7, yang berisikan bahwa 7 persen pertumbuhan ekonomi per tahun, 40.000 dollar AS pendapatan per kapita, dan negara ke-7 terbesar dari segi ekonominya (sekarang ke-11 terbesar).
Pada hemat saya, Indonesia juga bisa, karena negara ini punya kemampuan.
Ciri utama yang mewarnai negara berkembang, dan merupakan musuh utama yang harus kita kalahkan, ialah kebodohan dan kemalasan yang keduanya adalah cikal bakal yang melahirkan kemiskinan. Karena itu, siapa yang lebih dahulu mampu menghilangkan dua sifat buruk itu, maka dialah yang akan dengan cepat dapat meraih kemajuan dan kemakmuran bangsanya.
Dalam teori pembangunan, sebagaimana ditulis Steven J Rosen dalam bukunya, The Logic of International Relation, dikenal dua aliran pendapat tentang sebab-sebab keterbelakangan negara-negara berkembang, di mana kedua aliran pendapat itu secara prinsip sangat berbeda satu dengan yang lain.

Dalam hal ini, Indonesia dan Korea memiliki pandangan yang sama, yakni menganut paham tradisional; menganggap bahwa proses pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di sebagian besar negara terhambat akibat rendahnya tingkat produktivitas yang berhubungan erat dengan tingginya kemubaziran dan ketidakefisiensian sosial. Aliran ini berpendapat bahwa keterbelakangan dan kemiskinan mutlak disebabkan faktor-faktor internal. Istilah Jawa-nya karenasalahe dewe.
Adapun aliran yang lain, ialah aliran radikal, memandang kemiskinan dan keterbelakangan suatu negara (terutama negara ketiga) disebabkan oleh kondisi internasional, yakni adanya eksploitasi negara-negara maju terhadap negara-negara berkembang. Namun, dalam hal ini saya beranggapan bahwa teori ini cenderung selalu mencari kambing hitam. Pepatah Melayu-nya, "karena awak tak bisa menari, lantai pula yang disalahkan".

Etos Korea

Kita semua tahu bahwa Korea dalam kurun waktu relatif singkat telah menjelma menjadi masyarakat modern, yaitu masyarakat yang telah mampu melepaskan diri dari ketergantungan pada kehidupan agraris.
Kemajuan Korea ini telah membuat banyak orang berdecak, terpukau seperti melihat keajaiban sebuah mukjizat. Para pakar bertanya-tanya, resep apa gerangan yang telah membuat bangsa yang terubah menjadi negara dan bangsa yang makmur?

Sejak awal tahun 1970-an pihak Pemerintah Korea dalam rangka semangat pembangunan nasional telah berusaha membentuk tipe manusia Korea yang memiliki empat kualitas. Pertama, “sikap rajin bekerja“. Lebih menghargai bekerja secara tuntas betapa pun kecilnya pekerjaan itu, tinimbang pidato yang muluk-muluk tetapi tiada pelaksanaannya.

Kedua, “sikap hemat“, yang tumbuh sebagai buah dari sikap rajin bekerja tadi. Ketiga, “sikap self-help“, yang didefinisikan sebagai berusaha mengenali diri sendiri dengan perspektif yang lebih baik, lebih jujur, dan lebih tepat; berusaha mengembangkan sifat mandiri dan rasa percaya diri. Keempat, “kooperasi atau kerja sama”, cara untuk mencapai tujuan secara efektif dan rasional, dan mempersatukan individu serta masyarakatnya.

Inilah picu laras yang memacu jiwa kerja bangsa Korea. Bila kita perhatikan, keempat butir nilai itu sesungguhnya adalah nilai luhur bangsa Indonesia. “Rajin pangkal pandai…” dan “sedikit bicara banyak kerja” adalah pepatah yang telah mengakar dalam budaya Indonesia.

Adapun nilai self-help, mandiri, sudah lama melekat dalam nilai religi sebagian besar masyarakat Indonesia, karena Tuhan Yang Maha Esa dalam Al Quran menyebutkan bahwa sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib sesuatu bangsa, kecuali bangsa itu mengubah nasibnya sendiri.

Sedangkan setiap usaha mengubah nasib, baik itu membuahkan hasil ataupun tidak, Islam telah memberinya nilai tambah; digolongkan pada perbuatan ibadah. Sementara sifat yang terakhir, kooperasi, adalah sendi-sendi budaya Indonesia yang amat menonjol. Kooperasi atau gotong royong tetap dipelihara dan dilestarikan.

Burung garuda

Sebagai penutup, saya ingin sedikit mendongeng tentang seekor anak burung garuda yang tertangkap dan dipelihara oleh seorang pemburu. Dari hari ke hari dia hanya bermain di halaman rumah; bersama-sama ayam kampung. Lalu pada suatu hari lewatlah seorang ahli unggas. Sang zoologist itu terkejut.

”Ah!” pikir sang ahli unggas itu terheran-heran. ”Sungguh mengherankan burung garuda itu!” ujarnya kepada pemburu.
”Dia bukan burung garuda lagi. Nenek moyangnya mungkin garuda, tetapi dia kini tidak lebih dari ayam-ayam sayur!” balas sang pemburu mantap.
”Tidak! Menurutku dia burung garuda, dan memang burung garuda!” bantah si ahli unggas itu.
Burung garuda ditangkap, lalu diapungkan ke atas udara. Garuda mengepak, lalu terjatuh.
”Betul, kan?” ujar si pemburu. ”Dia bukan garuda lagi!”
Kembali si ahli unggas itu menangkap garuda, dan mengapungkannya lagi. Kembali garuda mengepak, lalu turun kembali. Si pemburu kembali mencemooh dan semakin yakin garuda telah berubah menjadi ayam.
Dengan penuh penasaran si ahli unggas memegang burung itu, lalu dengan lembut membelai punggungnya, seraya dengan tegas membisikkan: ”Garuda, dalam tubuhmu mengalir darah garuda yang perkasa. Kepakkanlah sayapmu, terbanglah membubung tinggi, lihatlah alam raya yang luas yang amat indah. Terbanglah! Membubunglah!” Burung dilepas, dia mengepak. Semula tampak kaku, kemudian tambah mantap, akhirnya garuda melesat membubung tinggi, karena dia memang garuda.
Nah, barangkali cerita ini ada persamaannya dengan bangsa Indonesia. Bukti kejayaan masa lampau telah membuat mata dunia takjub. Borobudur satu bukti karya perkasa. Kini camkanlah bahwa Anda sekalian mampu, Anda punya kemampuan. Korea saja bisa, apalagi Indonesia.
Koh Young HunProfesor di Program Studi Melayu-Indonesia, Hankuk University of Foreign Studies, Seoul, Korea

Belajar Bahasa Korea

Belajar Bahasa KoreaCheonggyecheon, tempat hang-out yang asyik di Seoul
Belajar bahasa Korea
atau bahasa lainnya sebenarnya tidak pernah sulit kalau dimulai dari kata-kata yang paling sederhana dan menyenangkan. Misalnya seperti "nama saya siapa", atau "aku cinta kamu", atau "terimakasih", atau "Saya minta makan!". Sangat mudah sekali. Buktinya apa?
Buktinya anak-anak kecil di Korea saja sudah bisa bahasa Korea.. Dan anak-anak kecil di Inggris, kecil-kecil sudah jago bahasa Inggris. Kuncinya, mulai dari yang sederhana saja. Pelajari kata-kata, bukan struktur. Kalau kata-katanya sudah banyak tahu, struktur akan didapat secara otomatis saja.
Seperti semua anak di dunia, dan waktu balita belajar bicara, yang dipelajari adalah kata-kata. Coba kalau waktu balita anda diajari struktur bahasa Indonesia, pasti deh langsung pusing.
Jadi kenapa perlu belajar bahasa Korea? Karena Korea diramalkan akan menjadi salahsatu bangsa paling maju di dunia. Sekarang saja sudah banyak orang Indonesia yang bekerja dan belajar di Korea. Ekspatriat Korea juga banyak di Indonesia. Korea juga dikenal sebagai bangsa yang paling kreatif di dunia. Selain industri elektronik dan otomotifnya, Korea juga sangat maju dalam industri game dan animasi.
Bulgogi, yummm, daging panggang khas Korea
rasanya gurih, asin dan sedikit manis

Oke sekarang kita belajar, Bahasa Korea.

Pelajaran Bahasa Korea Bagian I
Anyong Haseyo! : Apa kabar!
Nama saya Eko : Chonun ”Eko” imnida

Terimakasih : ghamsa hamnida!
Ya : Ne
Tidak : Anio

Kalau tiba-tiba ada orang Korea bertamu ke rumah kamu (nah lho?)
Eoseo Oseyo! : Selamat Datang/Silahkan Masuk

Kalau mau telpon-telponan sama orang Korea
Halo : Yeoboseyo

Kalau Anda somehow jatuh cinta sama orang Korea yang cantik/ganteng?
Aku cinta kamu = Sarang haeyo/sarang hamnida
Cinta = Sarang

Ada 3 kalimat paling penting dalam mempelajari semua bahasa asing.
1. Nama saya adalah ...
2. Terimakasih (untuk menunjukkan Anda sopan dan santun).
3. Toilet ada dimana.

Toilet : hwa jang sil

Kalau ke Korea kan pasti suka belanja dan beli makanan. Tanya harganya ?
Berapa ini harganya ? : eolma-yaeyo ?

Nah, angka-angka dalam bahasa Korea juga gampang sekali diingat.
0 kong/yong
1 il
2 i
3 sam
4 sa
5 o
kongili samsao..

6 yuk
7 chil
8 pal
9 gu
10 sip
yukchil palgusip

Oke, ini sudah cukup untuk sementara. Selamat belajar. Dan katanya kalau mau lebih seru lagi belajar bahasa Korea adalah dengan nonton drama Korea yang katanya bagus-bagus. Lucu, kreatif, romantis.

Drama Korea yang ngetop banget di Indonesia (yep, banyak orang Indonesia senang drama Korea) namanya "Full House" (wajib tonton) dan "Princess Hours". Ada juga "Memories in Bali", ya betul Bali di Indonesia, dan "Love Story in Harvard", soalnya orang-orang Korea tergila-gila sekolah di luar negeri, apalagi yang namanya Harvard. (maaf ya, tapi bajakannya sih katanya buanyak banget yang jual dimana-mana).
Ghamsa hamnida! dan see you later

The Education Race : KOREA


Korea memiliki sistem pendidikan dan sekolah-sekolah terbaik di dunia. Dan disana, anak-anak sekolah dipersiapkan untuk mampu menembus kampus-kampus terbaik, tidak di Korea, tapi di Amerika, Harvard, Princeton, dan MIT..



THE EDUCATION RACEKeeping Up With Korea.
NEWSWEEK, 9 Agustus 2008

Move over, Andover and Exeter. Two South Korean high schools score high on Ivy League acceptances.
Even as Visa restrictions have tightened in the United States since September 11, foreign students are still banging down the doors at American universities.They now regularly represent more than 10 percent of students at elite schools, many of which have taken up campaigns to broaden their global appeal. And the overwhelming source of these new students?Not the established European and American boarding schools that have always placed a respectable bloc of graduates into the best colleges. Instead, a new crop of prep schools is rising in other parts of the world, particularly South Korea.In a Wall Street Journal survey last December, only two foreign schools ranked in the top 40 for best admission rates to eight leading American universities, including Harvard, Princeton and MIT. Both are in South Korea.

Minjok Leadership Academy, a 12-year-old high school located in a remote mountain village in South Korea, has a track record comparable to the best American prep schools. Of its 77 graduates who applied to American universities for this year, 25 were accepted into the Ivy League, 19 by UC Berkeley and 10 by New York University.The remainder will attend Stanford and other leading institutions. Daewon Foreign Language High School in Seoul has a similar success rate. In 2000 it began to focus on foreign universities, and by the end of last year had sent 263 graduates to the top 50 U.S. universities. Last year alone, 36 got into Ivy League schools.

The secret to their success is an intensified version of a familiar routine. The Korean schools accept only the smartest kids—freshmen entering both Minjok and Daewon have grade-point averages in the top 3 percent nationwide—and wring them through a vigorous three-year program.To improve SAT verbal and writing scores, they read 50 English-language books in that period. By the end, their command of the language is so good that they can write flawless essays and receive near-perfect scores. Daewon's average SAT score this year—2203 out of a possible 2400—is far higher than the 2085 from America's gold-standard prep school, Exeter (though only applicants to American schools take it).Typically, students study well past midnight, sleeping four to five hours a night. The coed Korean schools also have tough rules on dating and other behaviors deemed distracting. Hand-holding is banned.
Both schools have unique teaching programs that combine Korean-style lectures with American-style discussions. They are designed to boost the biggest weakness of Korean students: creative thinking. "Our purpose is to nurture global, not Korean, leaders," says Yoon Jung Il, Minjok's principal. "To that end, we encourage students to take initiatives, rather than simply follow teachers' instructions."

Not that those teachers aren't worth following. At Minjok, the student-to-faculty ratio is 7 to 1—among the lowest in the country—and nearly half of its 60-plus teachers have doctorates. Annual tuition—about $5,000 for Daewon and $15,000 for Minjok—is meager compared with their Western counterparts (Exeter costs more than $36,000 per year), because the schools are subsidized by foundations.

Motivated by the success of Minjok and Daewon, more Korean schools are focusing on foreign universities, whose degrees are invaluable in Korea's competitive job market. Foreign-language high schools are growing in popularity because of their success rates in America. According to The New York Times, Harvard's foreign undergraduate population includes 37 Koreans—more than any other country except Canada and Britain.Currently, Korean students represent the third largest foreign group in U.S. universities after Indians and Chinese, yet South Korea's population is less than 5 percent the size of those titans.Left-leaning civic groups are challenging the push for higher scores and rigorous study programs. Teachers unions are against a government plan to increase the number of such schools, arguing they will produce studying machines instead of responsible citizens. Mindful of such criticism, Minjok and Daewon are paying closer attention to creating well-rounded students, encouraging more extracurricular activities and community service.
"We are not trying to produce bookworms," says Minjok's Yoon. "We are trying to raise autonomous and responsible citizens." But as long as the Ivy League remains their primary goal, dating will still be verboten.

Kemajuan Ekonomi Korea : HYUNDAI GENESIS




Kemajuan Ekonomi Korea, Hyundai Genesis"2009 North American Car of the Year"

"The Genesis offers the ambiance of a Mercedes, the smooth,quiet ride of a Lexus, and the back seat space of a BMW 7-series,all for the price of an Audi A4. Stop reading. Go buy one!".
About.com - Cars

Siapa disiniyang pernah mendengar mobil merek "Hyundai"?

Di Amerika, mobil Hyundai sudah dikenal agak lama. Sudah dikenal, tapi hanya sebagai mobil murahan. Mobil yang kualitasnya tidak terlalu bagus, tapi harganya murah. Dan kebanyakan pembelinya juga orang-orang kelas bawah saja. Itulah "Hyundai" di mata kebanyakan orang Amerika.
Tapi itu dulu. Dan baru-baru ini, di awal 2009 ini terjadi kejutan yang luar biasa. Mobil Hyundai terbaru, Hyundai Genesis, berhasil memenangi penghargaan otomotif paling bergengsi Amerika, "2009 North American Car of the Year".


Penghargaan ini sebelumnya tentu hanya bisa dimenangi oleh mobil-mobil terbaik dari produsen-produsen papan atas otomotif dunia, Toyota, Honda, Ford, atau BMW. Para juri yang menilai juga adalah para kritikus dan media yang paling dihormati di bidangnya.

Begitu ketatnya penjuriannya, bahkan mobil mewah sekelas Toyota Camry pun hanya berhasil meraih runner-up di tahun 2007. Tapi tahun ini, mereka semua dikalahkan, oleh Hyundai!

Penilaian didasarkan pada tenaga, fitur istimewa, kenyamanan berkendara, dan efisiensi bahan bakar. Hyundai Genesis dinilai unggul dalam bidang itu semua, mengalahkan mobil-mobil lainnya. Ini sekali lagi adalah sebuah lompatan besar baru dari kedahsyatan industri Korea.

Korea, Anyong Haseyooo!!

KEMAJUAN EKONOMI KOREA SELATAN

Samsung 40 Inch Full-HDTV Lcd TV, LG PRADA
Simbol-simbol Keunggulan Teknologi Korea Selatan



Kiri : LCD Samsung, high-definition television.
Samsung sekarang adalah perusahaan elektronik terbesar di dunia, melebihi Sony. Tahun 2005, Samsung dinobatkan oleh Interbrandsebagai merek terpopuler di dunia, mengalahkan Sony.

Kanan : LG ”Prada”.
Pemenang berbagai penghargaan desain paling bergengsi dunia, International Forum Design 2007, dan Red Dot Design Award, ”Best of the Best”. Menurut banyak pihak,”iPhone” dari Apple yang sangat terkenal itu semata-mata tiruan dari produk ini. LG bahkan sekarang dikenal sebagai ”The New Apple”, dan ”The New Sony”.


Dalam waktu tidak terlalu lama,
Korea mungkin akan jadi lebih hebat dari Jepang dan Amerika.



Anyong haseyo? (Halo!)

1950. KOREA SELATAN adalah salahsatu negara termiskin di dunia. Sama miskinnya dengan negara-negara termiskin di Afrika dan Asia. Di tahun 1960-an, bahkan Korea Utara masih lebih baik keadaannya dari Korsel. Ekonominya hanya bersandar pada pertanian, belum lagi sempat hancur gara-gara pendudukan Jepang dan Perang Korea. Tapi itu dulu.

Dalam 4 dekade, Korea Selatan berubah cepat dari negara termiskin, menjadi salahsatu Negara paling kaya dan tercanggih di dunia dengan nilai ekonomi Trilyunan dollar.
Tahun 1963, GDP perkapitanya cuma $100. Tahun 1995 sudah $10.000. 2007 kemarin, $25.000. Goldman Sachs meramalkan Korea tahun 2050 nanti akan jadi negara terkaya nomor 2 di dunia, mengalahkan semua bangsa lainnya kecuali Amerika dengan pendapatan perkapita $81.000. Korea, juga tercatat sebagai bangsa dengan kecepatan pertumbuhan ekonomi tercepat sepanjang sejarah. (Buat bangsa yang ingin cepat maju, silakan belajar).

Goldman Sachs, Korea 2050.

Produk-produk elektronik Korea, Samsung dan LG, telah menguasai dunia. Dari ponsel canggih, televisi plasma, LCD, sampai semikonduktor. LG sendiri sekarang adalah perusahaan pembuat panel plasma terbesar di dunia. Samsung, adalah konglomerat terbesar di dunia, yang hanya kalah oleh General Electric.

Industri pembuatan kapal Korea, Hyundai dan Samsung Heavy Industries, adalah yang terbesar di dunia dan mengalahkan Jepang tahun 2004. Hyundai, juga menjadi perusahaan otomotif ke 5 terbesar di dunia.

Korea juga telah jadi negara termaju di dunia dalam hal infrastruktur teknologi. Sejak tahun 2000, seluruh masyarakat Korea telah menikmati jaringan internet 100 Mbit/detik, siaran televisi interaktif high-definition, teknologi komunikasi 4G.

Seoul, Ibukota Korea Selatan.

Awalnya biasa saja.
Ekonomi dibangun dengan membangun industri-industri standar negara berkembang, tekstil, sepatu, yang mudah dan ringan. Tapi pemerintah sudah sekaligus mempersiapkan segalanya, infrastruktur, sumberdaya, dan pengetahuan untuk level industri selanjutnya. Industri berat dan strategis, baja, otomotif, perkapalan. Bukan untuk dimajukan, tapi untuk mengusai dunia.

Sejak awal, strategi besar Korea adalah export oriented. Mereka harus mempersiapkan diri dan berjuang untuk merebut pasar dunia! Ini akibat dari keadaan yang sama seperti Jepang, sumberdaya alam yang sangat terbatas dan pasar dalam negeri yang kecil. Export Oriented! Berjuang keras sejak dini untuk merebut pasar dunia.
Pemerintah memberikan dukungan yang kuat untuk dunia usaha. Infrastruktur, modal yang murah, pajak rendah untuk industri unggulan, dan, sumberdaya manusia berkualitas tinggi. Birokrasi dibuat super efisien dan berkualitas tinggi. Para birokrat dididik dengan proses belajar dan disiplin kelas dunia. Hanya yang terbaik yang ada dalam birokrasi. Yang tidak efisien, langsung dipotong.Tidak ada waktu untuk birokrasi korup.
Para konglomeratnya, HyundaiSamsung, dan LG juga adalah pejuang yang sangat nasionalis. Mereka pada dasarnya akan berjuang mati-matian menembus pasar dunia demi kemajuan bangsa Korea. Dengan, atau tanpa bantuan dari pemerintah.

Para pemimpin Korea juga punya visi yang sangat maju dalam penyerapan dan pengembangan teknologi. Inilah kunci dari semua bangsa-bangsa termaju. Tahun 1959, pemerintah Korea sudah mendirikan Korean Atomic Energy Commision. Pertengahan tahun 1960, Kementerian Sains dan Teknologi dibentuk. Lalu Korea Institute of Science and Technology yang dibentuk untuk riset industrial.

Dan setelah itu, proses pembelajaran sains dan teknologi dilakukan secara besar-besaran. Para ilmuwan asing dan segala macam teknologi terbaru dari Barat diserap habis-habisan. Persis seperti Jepang. Riset dan penelitian digalakkan, orang-orang serta badan-badan riset yang unggul diberi dana yang sangat besar oleh pemerintah. Industri-industri dengan potensi pasar masa depan yang besar dianalisis dan dikejar habis-habisan, baik oleh pemerintahnya maupun swasta.

Industri-industri utama Korea Selatan sekarang adalah otomotif,semikonduktorelektronikpembuatan kapal, dan baja. Korea juga dengan intens mengembangkan industri-industri strategis masa depan, seperti Nanoteknologi, Bioteknologi, Teknologi Informasi, Robotika, dan teknologi ruang angkasa.

Korea mempunyai robot humanoid ke 2 di dunia, HUBO, robot berkepala Einstein. (Robot humanoid pertama dunia adalah Asimo dari Jepang). Korea juga berambisi menjadi "World's Number 1 Robotics Nation”, bangsa pengguna robot terbesar dunia, 2025 nanti.

"THE KOREAN BIG SECRET!"

Dan bagaimana cara agar bangsa Korea punya kemampuan yang tinggi untuk menyerap sains dan teknologi ? Kuncinya adalah ....

Pembangunan manusia-manusia unggul!
Manusia-manusia unggul yang punya kemampuan tinggi dalam menyerap ilmu dan teknologi. Pembangunan manusia-manusia unggul, lewat pendidikan unggul. Pendidikan terbaik di dunia.

Sejak lama, pemerintah telah berjuang agar anak-anak Korea memiliki nilai matematika dan sains yang tinggi. Tidak dalam ukuran Korea sendiri, tapi dalam skala global. Jadi sistem pendidikan terbaik di dunia harus dibentuk.

Ahli-ahli pendidikan terbaik di dunia, pakar-pakar sains dan teknologi termaju didatangkan untuk membentuk sistem pendidikan Korea. Berbagai usaha dilakukan agar universitas-universitas di Korea bisa sejajar, dengan Harvard dan MIT, terutama dalam advanced sciencedan technology.

Sejak awal 70-an, walaupun sangat berat, pemerintah telah memberikan lebih dari 20% anggarannya untuk mengakselerasikan proses belajar bangsa itu. Untuk menciptakan generasi super cerdas. Anak-anak Korea juga didorong untuk belajar ke kampus-kampus paling terkemuka dunia, Harvard, Princeton, MIT.

Dan Korea telah berhasil. Tingkat IQ Korea secara nasional adalah yang tertinggi di dunia. Dan anak-anak Korea juga memiliki ranking teratas dalam kemampuan matematika, sains, problem solving, dan membaca dalam peringkat OECD, Organisation for Economic Co-operation and Development.

Awal tahun 2008, Alia Sabur, gadis Amerika berusia 19 tahun keturunan Iran dinyatakan sebagai Profesor termuda dunia. Ia sekarang mengajar di Universitas Konkuk, Seoul, Korea Selatan.




Burj Dubai, Gedung Tertinggi di dunia.
Dibangun oleh Samsung Engineering & Construction.






Wikipedia, South Korea
Gateway to Korea, Korea.net
"Some 103,000 Korean students study at American schools of all levels, more than from any other country, according to American government statistics. In higher education, only India and China, with populations more than 20 times as large, send more students than South Korea.
'Preparing to get to the best American universities has become something of a national obsession in Korea,' said Alexander Vershbow, the American ambassador to South Korea."
S. Korean schools push students for Ivy League results,
Sam Dillon, The New York Times.

The new Sony? It's a Samsung
2009 North American Car of the Year, Hyundai Genesis

Orang-orang muda Korea yang Ngetop di dunia.

Joe Hahn, anggota band Linkin Park. Amerika keturunan Korea.
Joseph Kahn, pembuat video klip paling ngetop di Amerika, menyutradarai video U2 (Elevation), Mariah Carey, Britney Spears, Eminem, Gwen Stefani, dan banyak lagi. Amerika keturunan Korea.
Hee Ah LeeThe four fingered pianist. Gadis yang bisa memainkan piano klasik hanya dengan 4 jarinya.
Hero Ha, populer di Youtube, balita umur 4 tahun yang lancar menyanyi lagu-lagu The Beatles!
Sungha Jung, juga sangat populer di Youtube, anak 11 tahun yang sudah bisa main gitar klasik dan lagu-lagu populer seperti para profesional.
Park Ji-Sung, 27 tahun, pemain di Manchaster United!



Jadi kenapa ?
Kenapa Korea bisa menjadi bangsa yang sangat kaya raya dan paling maju di dunia ?
Kenapa sebuah bangsa bisa maju 

Kemajuan Korea Selatan


Kemajuan Korea Selatan


Ini adalah sungai Chonggyechon, sungai utama yang mengaliri kota Seoul, Korea Selatan pada pertengahan 1950-an. Chongyecheon berarti "aliran air yang bening".Sekarang, 2009, Korea Selatan adalah salahsatu bangsa termaju dan terkaya di seluruh dunia. Sejajar dengan Amerika, Jepang, dan China.
Kenapa Korea bisa dan Indonesia pun akan bisa?
Kompas 26 Januari 2008

Postingan Lama Beranda